Burung Terbang di Kelam Malam |
UNTUK penghargaan anugerah sastra khatulistiwa tahun 2013, saat ini
sedang memasuki tahap seleksi untuk para finalis. Sayangnya para pembaca
tidak bisa mengikuti polling SMS. Jadi mari kita tunggu siapa pemenang
selanjutnya.
Masyarakat pencinta
sastra mengenal Khatulistiwa Literary Award sebagai suatu program
penghargaan yang diberikan kepada penulis. Program ini didirikan Richard
Oh bersama dengan Takhesi Ichiki, penulis Danarto dan penyair Sutardji
Calzioum Bachri. Dengan visi yang tidak muluk-muluk dan tujuan yang
cukup dengan memberikan apresiasi atas karya seni, anugerah sastra ini
menjanjikan hadiah hingga ratusan juta rupiah. Untuk itu tim
Khatulistiwa Literary Award membuat suatu sistem penjurian yang menurut
mereka merupakan sebuah apresiasi secara langsung dari para sastrawan,
akademisi, wartawan kebudayaan di dalam satu komunitas bersama dengan
para sastrawan.
Setiap tahun Khatulistiwa Literary Award
menyeleksi karya-karya sastra yang terbit dalam kurun waktu 12 bulan.
Semua karya yang terpilih diseleksi langsung oleh para juri. Tidak ada
kriteria khusus bahwa karya-karya sastra harus dikirim ke pihak panitia
agar dikualifikasi menjadi peserta. Setidaknya sejak tahun 2004,
anugerah sastra khatulistiwa diberikan untuk kategori prosa, puisi dan
penulis muda berbakat.
Beberapa pengarang dengan karyanya telah
memenangi anugerah sastra bergengsi di Indonesia ini. Berikut ini daftar
pemenang yang dapat diidentifikasi BOS.
Tahun 2002:
Kategori Prosa, Kerudung Merah Kirmizi karya Remy Silado,
Tahun 2003:
Kategori Prosa, Bibir dalam Pispot karya Hamsad Rangkuti.
Tahun 2004:
Kategori Prosa, Kuda Terbang Maria Pinto karya Linda Christanty.
Kategori Puisi, Puisi Indonesia Sebelum Kemerdekaan karya Sapardi Djoko Damono.
Burung Terbang di Kelam Malam |
Tahun 2005:
Kategori Prosa, Kitab Omong Kosong karya Seno Gumira Ajidarma.
Kategori Puisi, Kekasihku karya Joko Pinurbo.
Tahun 2006:
Kategori Prosa, Mandi Api karya Gde Aryantha Soetama
Kategori Puisi, Santa Rosa karya Dorothea Rosa Herliany.
Tahun 2007:
Kategori Prosa, Perantau karya Gus tf Sakai.
Kategori Puisi, Menjadi Penyair Lagi karya Acep Zamzam Noor.
Kategori Penulis Muda Berbakat, Dan Hujan Pun Berhenti karya Farida Susanty.
Tahun 2008:
Kategori Prosa, Bilangan Fu karya Ayu Utami.
Kategori Puisi, Jantung Lebah Ratu karya Nirwan Dewanto
Kategori Penulis Muda Berbakat, Cari Aku Di Canti karya Wa Ode Wulan Ratna
Tahun 2009:
Kategori Prosa Lembata karya F. Rahardi
Kategori Puisi, Dongeng Anjing Api karya Sindu Putra
Kategori Penulis Muda Berbakat, Fortunata karya Ria N. Badaria
Tahun 2010:
Kategori Prosa, Rahasia Selma karya Linda Christanty
Kategori Puisi, Sejumlah Perkutut Buat Bapak karya Gunawan Maryanto dan Buwun karya Mardi Luhung
LAMPUKI, ARAFAT NUR |
Tahun 2011:
kategori Prosa, Lampuki
karya Arafat Nur.
Kategori Puisi, Buli-buli Lima Kaki karya Nirwan Dewanto dan Perempuan yang Dihapus Namanya karya Avianti Armand.
Tahun 2012:
Kategori Prosa, Maryam karya Okky Madasari
Kategori Puisi, Postkolonial dan Wisata Sejarah karya Zeffrey Alkatiri.(bukuonlinestore.com)